Sports

10 Alasan Stop Masturbasi (II

Foto: Dok. FFM

Berikut ini lanjutan dari artikel 10 Alasan Stop Masturbasi (I)

 

6. Meningkatkan potensi lepas kontrol.
Selain mengganggu konsentrasi, kebiasaan masturbasi juga membuat diri kita mudah lepas kontrol. Mengapa? Kebiasaan onani akan membuat otak aktif mencari rangsangan untuk mendapatkan kenikmatan secara seksual. Jika sudah dalam tahap parah, seseorang tidak dapat lagi mengontrol dirinya dan melakukan kegiatan amoral yang merugikan dan memalukan, seperti menggesek-gesekan kemaluan saat berdesakan di angkutan umum. Sebagai pria sejati, Anda tentu tak mau hal memalukan terjadi pada Anda, bukan?

7. Mengurangi kekerasan ereksi penis.
Hernando Chaves juga mengatakan bahwa beberapa fakta menunjukkan bahwa kebiasaan masturbasi berisiko menurunkan kekerasan penis ketika melakukan penetrasi saat bercinta, terutama jika Anda melakukan masturbasi sebelum bercinta. Anda tetap dapat mendapatkan ereksi yang keras jika ada jeda 2 – 3 hari setelah Anda (terpaksa) melakukan masturbasi.

8. Risiko lecet dan infeksi.
Kontur kulit dalam vagina berbeda dengan kontur kulit tangan. Artinya, selain sensasinya berbeda, risiko penis Anda teriritasi akibat melakukan masturbasi menggunakan tangan jauh lebih besar. Tangan yang cenderung kurang higienis juga berisiko tinggi membuat kemaluan Anda mengalami infeksi.

9. Terbiasa melakukan seks instan.
Kemungkinan lain dari bisa muncul dari kebiasaan melakukan masturbasi adalah kebiasaan mendapatkan kenikmatan secara instan. Biasanya, durasi pria yang melakukan masturbasi hingga ejakulasi adalah sekitar 3 – 10 menit. Jarang sekali yang melakukannya lebih lama, apalagi Anda melakukannya sambil menonton video porno di sela-sela jam istirahat kantor. Kebiasaan kenikmatan sesaat ini akan secara bawah sadar terbawa saat Anda bercinta. Saat melakukan seks bersama pasangan, Anda cenderung ingin segera mendapatkan orgasme. Jika hal itu berlangsung terus menerus, bukan tak mungkin Anda dapat terkena ejakulasi dini, bahkan disfungsi ereksi.

10. Gangguan hormonal.
Hernando Chaves juga menambahkan bahwa kebiasaan masturbasi berpotensi menciptakan gangguan hormonal dalam tubuh. Menurutnya, masturbasi yang kronis dapat memengaruhi biokimiawi tubuh yang mengakibatkan produksi berlebih hormon seks dan gangguan saraf. Kondisi itu dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti kelelahan, sakit pinggul, gangguan penglihatan, sakit pinggang bawah, sakit pada buah zakar, hingga kerontokan rambut.


Source link

error: Content is protected !!