Personal

Ayo Ikuti Kelud Volcano Road Run

KONTAN.CO.ID – Kelud Vulcano Road Run (KVRR) memang baru akan dilaksanakan pada 8 Oktober 2017 mendatang. Namun, gaungnya saat ini sudah mulai terasa. Hal itu terlihat dari animo peserta mendekat hari pelaksanaan terus bertambah.

Sampai dengan Selasa (19/9) lalu sudah 600 peserta mendaftarkan diri. Selain itu ada empat peserta asing, diantaranya dari Filipina, Korea Selatan, dan Kenya. ’’Melihat dari jumlah pendaftar hingga saat ini, tampaknya acara ini bakal meriah dibandingkan tahun sebelumnya,’’ kata Ketua Pelaksana Antuji H. Masroh dalam keterangan yang diterima KONTAN, Kamis (21/9).

Menurut Antuji, para peserta domestik, tidak hanya berasal dari Jawa, tetapi juga dari berbagai pelosok di tanah air. Para peserta yang pernah ikut tahun lalu, sebagian besar sudah mendaftarkan diri.

Bahkan sebelum pendaftaran dibuka, mereka menanyakan acara KVRR. ‘’Rata-rata para peserta yang pernah ikut tahun lalu itu terkesan dengan pesona Gunung Kelud. Ya Pemandangannya, ya tantangannya berlari menaiki puncak Kelud,’’ katanya.

Mereka yang sudah terdaftar bisa segera menghubungi panitia terkait dengan fasilitas yang ditawarkan. Seperti, tenda dome dengan kapasitas empat orang itu cukup terjangkau Rp 50 ribu. Bahkan panitia juga menyiapkan sleeping bag dan matras. Termasuk tempat penginapan dengan harga terjangkau.

KVRR merupakan even tahunan. Jarak tempuhnya 10 Km. Diselenggarakan di Kawasan Wisata Gunung Kelud, Peserta akan melakukan start pada ketinggian 600mdpl dan finish pada ketinggian 1200mdpl.

Menariknya, selama berlari peserta akan melewati beberapa destinasi wisata seperti ; Rest Area Lembu Suro, Agrowisata Nanas, Strawberry, Durian, Cengkeh, Perkebunan Kopi, Kampung Madu dan Jalan Misteri.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi lomba lari dengan titel Kelud Volcano Road Run 10 K itu. Jumlah pesertanya masih akan terus bertambah, hingga mendekati batas akhir pendaftaran. “Pilihan dengan sport tourism itu sudah tepat, selenggarakan dengan profesional agar berkesan positif,” kata Arief Yahya.


Source link

error: Content is protected !!