Tips

Cara Meningkatkan Kecepatan WordPress dengan 9 Langkah Mudah – Jurnal Web

Meningkatkan kecepatan wordpress dengan delapan cara mudah. Meskipun WordPress adalah salah satu CMS yang memiliki fitur paling lengkap dan mudah digunakan sebagai platform blogging dibandingkan yang lainnya, namun kita WordPress bukan solusi bagi Anda yang butuh kecepatan dalam hal performa.

Hal tersebut mungkin karena fakta bahwa WordPress dibangun dengan lebih mempertimbangkan kegunaan dibandingkan kinerja atau kecepatan.

Ilustrasi kecepatan WordPress (Image: themeum.com)

Saat ini, kecepatan dan kinerja adalah raja ketika kita berbicara mengenai SEO dan untuk merangkul pengguna.

Pengguna saat ini akan meninggalkan website ketika dia menunggu terlalu lama ketika membuka sebuah website, setidaknya mereka akan pergi jika dalam waktu 3 detik website belum juga terbuka.

Selain itu masalah SEO juga sangat penting, Google memasukan kecepatan website sebagai salah satu kriteria penilaian dan pemeringkatan website.

Anda bisa mencari “page load time impact” di Google, maka Anda akan menemukan banyak sekali asalan mengapa sebuah website harus cepat.

Namun sebaiknya jangan Anda baca semuanya karena nanti Anda bisa bingung, cukup fokus pada bagaimana cara mempercepat blog milik Anda itu sudah cukup. Dalam kasus ini blog yang dibuat dengan WordPress.

Cara Meningkatkan Kecepatan WordPress

Banyak sekali ternyata plugin yang bisa membantu kita untuk mempercepat loading website, semua bisa gunakan secara cuma-cuma.

1. Optimasi Media

Gambar yang tidak dioptimasi adalah salah satu penyebab terbesar dan lamanya waktu loading sebuah website, selain itu juga menghabiskan bandwidth website. Solusi untuk masalah ini adalah cukup sederhana dengan menginstall plugin dan menjalankan optimasi massal pada semua gambar yang ada serta thumbnailnya.

Ada beberapa plugin WordPress pilihan yang bisa Anda manfaatkan untuk hal ini, salah satunya adalah Imagfy. Plugin ini mengharuskan Anda untuk mendaftar dan meng-generate sebuah API Key, namun paket gratisnya hanya memproses gambar sebanyak 50Mb saja perbulannya. Ini sebenarnya sudah cukup untuk website kelas kecil-menengah seperti jurnalweb.com ini. Plugin lain yang cukup populer untuk masalah ini adalah WP SmushIt.

2. Lazy Load Image

Selain mengoptimasi gambar (size), Anda sebaiknya jangan memuat gambar sebelum mereka benar-benar diperlukan. Jadi ketika membuka halaman website, tampilan gambar yang ada di layar utama saja, gambar yang berada dibawah, yang baru akan tampak ketika di scroll jangan dimuat terlebih dahulu saat awal, namun baru setelah user melakukan scroll gambar tersebut dimuat.

lazy load image

Lazy load image (Image: contratatuweb.es)

Plugin Lazy Load memungkinkan Anda untuk memuat gambar hanya ketika user melalukan scroll hingga posisi gambar tersebut berada. Hal ini menghemat waktu muat awal dan bandwidth pengguna yang tidak melakukan scroll.

3. Minify & Merge Javascript & CSS

Salah satu faktor yang paling penting dalam hal kinerja website adalah jumlah request yang dilakukan ke server serta ukuran file sumber yang dimuat oleh browser. Salah satu solusi untuk meningkatkan hal tersebut adalah dengan menggabungkan semua file Javascript (JS) dan semua file CSS serte mengecilkan ukurannya.

Sebagai contoh ketika website Anda sebelumnya membutuhkan 5 file JS berbeda, dan 3 file CSS, maka gabungkan semua file JS, lalu gabungkan juga file CSS, sehingga file yang di load hanya 2 yaitu 1 file JS gabungan, dan 1 file CSS gabungan. Hal ini akan mengurangi permintaan ke server, sehingga menghemat waktu muat.

Plugin seperti Fast Velocity Minify dan WP Super Minify bisa melakukan hal tersebut.

Selain itu pindahkan juga file Javascript ke bagian akhir halaman dengan menempatkannya tepat sebelum tag [/body], ini akan mengurangi waktu muat website.

4. Analisa Plugin WordPress Anda.

Mungkin bagus ketika kita tahu bahwa WordPress memiliki banyak koleksi plugin yang tersedia, namun hal tersebut jadi membuat kita terjebak untuk menginstall berbagai plugin yang sebenarnya tidak dibuat untuk optimasi, ini tentu akan menurunkan performa website. P3 Profiler membantu Anda untuk menganalisa berapa banyak waktu yang diambil oleh plugin-plugin tersebut ketika membuka halaman web.

5. Optimasi Database

clean wordpress database

Ilustrasi membersihkan database (Image: elegantthemes.com)

WP Optimize membantu untuk menjaga database bersih dan teroptimasi tanpa harus bekerja terlalu rumit dan tidak membutuhkan skill dan pengetahun tentang MySQL. Cukup dengan satu klik saja akan membersihkan data yang tidak perlu (seperti revisi postingan, draft lama, komentar spam, dll), selain itu plugin ini juga melakukan seperti defrafman tabel MySQL Anda untuk membuat database Anda menjadi lebih ramping sehingga tidak berat ketika di query.

6. Cache Konten Website

Server dan browser caching sangat penting untuk kinerja website, terutama jika konten tersebut kebanyakan statis (tidak berubah). Untuk server caching, Anda bisa menggunakan WP Super Cache karena penggunaaan dan konfigurasinya yang mudah. W3 Total Cache juga sangat populer dalam hal ini.

Selain server cache, itu juga penting untuk meningkatkan cache browser. Far Future Expiry Header merupakan plugin yang simple dan efisien yang menambahkan expires header secara otomatis kepada file dan gambar dengan sedikit pengaturan pada .httaccess di website Anda.

7. Percepat PHP dengan OPCache

OPCache pada dasarnya adalah sebuah cache untuk kode PHP Anda. Itu akan membuat kode Anda berjalan lebih cepat dengan menyimpan kode yang sudah dikompilasi dalam cache juga, dibanding merubah file atau pembersihan cache, tidak akan memerlukan kompilasi lagi pada eksekusi selanjutnya.

Untuk menginstall Anda hanya perlu mengikuti tutorial ini dan kemudian memeriksa status instalasi Anda menggunakan script OPCache Status.

8. Gunakan CloudFlare

Terakhir, namun jelas ini tidak kalah penting, gunakan Cloudflare.

Layanan yang mereka berikan adalah gratis untuk situs pribadi (mulai dengan harga $20/bulan untuk pengguna profesional) dan termasuk:

  • DDoS Protection
  • Global CDN
  • Shared SSL
  • Files Cache & Minification
  • Analytics
  • Firewall
  • Mobile Subdomain Redirect
  • serta fitur lainnya…

9. Gunakan Hosting yang Bagus

Untuk menunjang semua tools dan plugin diatas diperlukan kualitas hosting yang bagus pula. Anda tidak akan bisa mempercepat loading website jika masih menggunakan hosting yang lambat, sering down, dan lain sebagainya.

Disarankan untuk menggunakan VPS bagi website Anda, dibandingkan harus berdesak-desakan dengan website lain dalam sebuah Shared Hosting.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda terapkan pada website WordPress Anda, penggunaan plugin tersebut tergolong mudah untuk dilakukan, dalam beberapa jam saja Anda akan selesai melakukan semuanya, dan mempercepat website WordPress Anda.

Jika Anda menemukan cara-cara yang lebih baik lagi, Anda bisa memberitahukan kami pada kolom komentar. Selamat mencoba…


Source link

error: Content is protected !!