Sports

Ini cara mudah hilangkan kolesterol jahat

JAKARTA. Sebagian orang tidak menyadari mengidap kolesterol tinggi. Namun banyak cara untuk mencegah maupun menurunkan kolesterol tinggi. Salah satunya dengan olahraga rutin.

Contohnya, olahraga lari yang sekarang lagi digandrungi. Pitoko Wulan Widhi Hapsari, dokter di Mulia Health and Dental City (MHDC), Kalibata City mengatakan, olahraga lari sangat bermanfaat bagi penderita kolesterol. Sebab dengan berlari, Anda dapat menurunkan kolesterol kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kolesterol kolesterol baik (HDL).

Olahraga lari juga efektif membakar lemak, meningkatkan metabolisme tubuh serta menjaga kadar glikogen. Berlari lebih efektif menurunkan kolesterol daripada latihan beban. Meskipun sama-sama olahraga, berlari berbeda dengan latihan beban. “Berlari menggerakan semua otot di tubuh, tapi tidak membuat otot kontraksi seperti mengangkat beban,” terang dokter Laras, sapaan Pitoko Wulan.

Semakin intens berlari, maka makin banyak kolesterol jahat yang berkurang. Bagi wanita, berlari hingga 50 kilometer (km) secara berkala dalam seminggu dapat meningkatkan kolesterol HDL serta menurunkan kolesterol jahat. Hal ini juga dapat menurunkan risiko wanita terkena penyakit jantung hingga 30%. Sementara bagi pria, berlari 16 km seminggu secara berkala dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 10%.

Laras bilang, olahraga lari cukup ampuh membakar lemak. Sebuah penelitian dari National Federation of Personal Trainers Endurance Specialist Manual di Amerika Serikat menunjukkan, berlari secara rutin dapat membakar 65%-95% kalori yang ada dalam tubuh. Namun proporsinya tergantung kondisi tubuh masing-masing dan intensitas.

Manfaat lari lainnya yakni meningkatkan metabolisme tubuh. Pasalnya, berlari membutuhkan energi dari tubuh. Salah satu sumber energi tubuh adalah makanan. Karena itu jika Anda semakin rutin berlari, proses tubuh mengubah makanan jadi energi lebih baik.

Olahraga lari juga bermanfaat menjaga kadar glikogen tetap normal. Berlari merupakan olahraga yang mudah dilakukan oleh siapapun. Berlari satu jam dapat membakar sekitar 748 kalori. Waktu yang tepat untuk berlari bisa pada pagi atau sore hari. Tapi sebaiknya saat lari jangan terlalu dipaksakan.

Istirahat jika sudah kehabisan napas. Anda juga perlu melakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah berlari.

Olahraga alternatif

Lari dapat dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu dan setiap pagi hari. Khasiatnya, berat badan akan turun dalam satu bulan. Sedangkan stamina naik seminggu setelah rutin berlari. Meski banyak manfaatnya, tidak semua orang disarankan melakukan olahraga lari.

Beberapa orang yang tidak disarankan olahraga lari adalah yang mempunyai kelebihan berat badan ekstra (obesitas). Sebab lutut orang yang obesitas sangat rentan cedera. Saat berlari, lutut orang obesitas menopang lima kali lebih berat daripada berat badannya.

Selain berlari, ada beberapa pilihan olahraga lain untuk menurunkan kolesterol. Misalnya aerobik, berenang dan bersepeda. Olahraga aerobik baik karena bisa membantu memompa jantung lebih kuat dan cepat. Aerobik juga membakar kalori lebih cepat. Yoga juga bisa menjadi pilihan lain bagi orang yang tidak memungkinkan untuk olahraga lari. Yoga tak sekedar membakar kalori tapi juga menurunkan stres dan lebih rileks.

Penelitian menyebut melakukan yoga secara rutin dapat menurunkan kolesterol LDL dari 14% hingga 35%. Disamping itu, yoga juga dapat meningkatkan HDL, asalkan rutin dilakukan dalam dua bulan.

Sejatinya, kunci menurunkan kolesterol adalah mengubah gaya hidup. Monique Carolina Widjaja, dokter dari RS Awal Bros Tangerang mengungkapkan, tidur cukup dan minum air putih juga baik menjaga kadar kolesterol. Selain itu, mengatur pola makan dengan prinsip 3J bisa diterapkan. Prinsip tersebut yakni mengenal jumlah, jenis dan jadwal.

Maksudnya jumlah kalori sesuai kebutuhan tidak berlebihan. Jenis bahan makanan yang dipilih pun tidak diawetkan serta tidak melalui proses pengolahan panjang. Ada baiknya mengurangi bahan makanan sumber kolesterol tinggi dan kurangi makanan minuman manis serta garam. Makanan yang dianjurkan adalah sayur dan buah. Mengatur jadwal makan utama tiga kali sehari dan selingan juga membantu menekan kolesterol.


Source link

error: Content is protected !!