Personal

Kempar targetkan tujuh pasar jadi destinasi wisata digital

ILUSTRASI. PASAR SENI SUKAWATI BALI

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Demi mendongkrak kunjungan wisatawan ke Indonesia, Kementerian Pariwisata buat program destinasi digital dan nomadic tourism. Program prioritas dibawah kepemimpinan Arief Yahya di tahun ini untuk mewujudkan 17 juta wisatawan mancanegara dan 20 juta wisatawan mancanegara tahun 2019.

Kelebihan dari program ini adalah lebih fokus pada promosi digital untuk menggaet wisatawan. Kali ini, Kementerian Pariwisata menetapkan tujuh pasar sebagai salah satu destinasi digital. 

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti menyebut, ketujuhnya adalah Pasar Pancingan di Lombok, Pasar Mangrove di Batam, Pasar Karetan di Kendal-Semarang, Pasar Siti Nurbaya di Padang.

Selain itu, Pasar Tahura di Lampung, Pasar Kaki Langit di Yogyakarta, dan Pasar Baba Boen Tjit di Palembang.

Kedatangan wisatawan diyakini akan mendongkrak pendapatan di pasar tersebut. 

Di Pasar Karetan di Jawa Tengah misalnya, pasar ini mencatat omzet per hari Rp 35 juta – Rp 40 juta. Dalam setahun, perkiraannya, Rp 1,6 miliar – Rp 1,9 miliar. 

Sementara kalau pasar ini dipromosikan berupa postingan di sosial media Twitter dan menjadi trending topic, media value menghasilkan Rp 200 jutaan per minggu.

Untuk tahun ini, selain tujuh pasar yang menjalankan destinasi digital, Kementerian Pariwisata menargetkan 100 pasar menjalankan destinasi digital. Ditargetkan juga, 100 pasar menghasilkan Rp 200 miliar dari pasar dan parkir, serta Rp 1 triliun rupiah dari hasil pemasaran di sosial media.

Guntur menyatakan lewat program destinasi digital, Kementerian Pariwisata menargetkan dan menggandeng Pemerintah daerah setempat untuk memaksimalkan infrastruktur seperti jalan, listrik, air agar memadai bagi pengunjung yang datang.


Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Sanny Cicilia

INDUSTRI PARIWISATA

Source link

error: Content is protected !!