Women

Ketika Sahabatmu Menjadi Rivalmu, Ini yang Sebaiknya Kamu Lakukan, RulaWoman!

Sahabatmu ternyata menyukai pasanganmu. Lebih parahnya lagi pasanganmu pun ternyata juga menyukai sahabatmu. Memang tidak ada yang bisa melarang orang yang sedang jatuh cinta. Walaupun kamu berusaha sekuat tenaga untuk menghalangi dan menghilangkan perasaan mereka dengan cara yang baik, tetap saja kita tak pernah tahu isi hati manusia.

Mungkin tidak jadi masalah bila kamu dan pasanganmu belum terikat tali pernikahan. Bila sudah, repot juga ya, RulaWoman. Kamu dan sahabatmu akan berubah menjadi sepasang rival yang bisa merusak hubungan baikmu. Kalaupun kamu berjiwa besar dan menerima apapun keputusan dan keinginan pasanganmu, kemungkinan terburuk kamu pun akan menjauhi sahabatmu.

Tapi tenang dulu, RulaWoman. Jangan terbawa emosi. Coba lakukan hal berikut ini untuk membuat semuanya baik-baik saja.

1. Bicara dari hati ke hati

Ajak sahabatmu bicara dari hati ke hati secara terbuka tanpa ada yang ditutupi. Ungkap kekecewaanmu dan kekhawatiranmu. Bila memungkinkan beri pengertian padanya bahwa sahabatmu sebaiknya tidak merusak hubunganmu dengan pasanganmu agar hubungan persahabatan kalian tidak akan rusak pula nantinya.

Photo Credit : shutterstocks

2. Rembuklah bersama sahabat dan pasanganmu

Ini agak sulit, ketika kamu meminta pasanganmu untuk jujur dan kamu harus siap mengetahui segala hal dan kemungkinan terburuk. Kamu harus berusaha tetap tenang dan berjiwa besar apa pun hasil dari pembicaraan kalian bertiga. Tahan emosimu dan cari solusi terbaiknya.

Photo Credit : huffington post

3. Lebih baik mengalah daripada kalah

Ini bisa jadi merupakan suatu persaingan. Buatlah persainganmu bersama sahabatmu menjadi sehat dengan menunjukkan kepada pasanganmu bahwa kamu lebih mencintai pasanganmu dan mampu bersabar menghadapi permasalahan ini. Jika di antara kalian tidak ada yang mau mengalah, maka bisa dipastikan akan ada yang kalah. Tapi ingatlah, memenangkan urusan hati dengan cara yang salah tidak akan membuatmu seutuhnya memiliki pasanganmu. Karena separuh hatinya akan tetap terbagi untuk sahabatmu.

Photo Credit : istocks photo

4. Introspeksi diri

Apa yang salah dengan persahabatan kalian? Apa yang salah dengan hubunganmu dengan pasangan sehingga bisa terjadi hal seperti ini? Tidak mungkin ada akibat tanpa bermula dari sebab. Jika kamu sudah menemukan jawaban dari tanya hatimu, segeralah perbaiki. Dan kembali lagi kepada keputusan pasanganmu, siapa yang akan dipertahankannya dan buatlah pasanganmu mampu meyakinkanmu kalau dia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Photo Credit : today.com

5. Berteman ala kadarnya

Jika kamu sudah mengetahui efek dari persahabatanmu ternyata tidak membawa kebaikan bagimu, bertemanlah sekadarnya saja. Jangan lagi terlalu akrab hingga melibatkan kedekatanmu bersama pasangan kepada sahabatmu itu. Jangan terlalu intens dan terbuka lagi kepada sahabatmu yang telah mengecewakanmu. Maafkanlah dan berusaha untuk tidak mengenalnya lebih jauh lagi.

Photo Credit : pinterest

Menyikapi permasalahan hati dengan jiwa besar memang tak segampang yang dibayangkan. Kecewa dan terluka sudah pasti, tapi dari situ sebaiknya ambil sisi positifnya saja, RulaWoman. Bahwa Tuhan telah menunjukkan padamu siapa yang sebenarnya tulus padamu walau dengan cara yang membuatmu terluka. Tapi tenang saja, waktu akan mampu memperbaiki semuanya, RulaWoman.

BACA JUGA


Sahabat Laki-laki Kamu Akan Menikah? Ini 5 Hal yang Seharusnya Kamu Lakukan Sebagai Sahabat yang Baik

Semoga bermanfaat!

Let’s block ads! (Why?)


Source link

About the author

Share

ShareContents.Online - We deliver the contents

Add Comment

Click here to post a comment

error: Content is protected !!