Sports

Lari di Bawah Siraman Hujan? Bisa! Ini syaratnya

Bagi Anda pecinta lari, terutama lari di luar ruangan, musim penghujan memang jadi cobaan bagi hobi Anda itu. Rasa malas dan kekuatiran sakit karena kehujanan adalah hal yang sering memuat kita malas untuk melakukannya. Padahal, dengan persiapan yang tepat, Anda tetap bisa berlari di luar ruangan saat musim penghujan. Berikut beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan.

#1. Pakaian yang cocok.
Greg Metcalf,
kepala pelatih program lari dari the University of Washington menjelaskan bahwa pakaian yang cocok digunakan lari saat hujan adalah pakaian yang ringan, seperti jenis kain polyprophylane. Jangan menggunakan bahan katun yang justru akan menyerap air sehingga akan menghambat pergerakan Anda.

#2. Gunakan jaket.
Jika kondisi sedang hujan deras dengan intensitas relatif tinggi dan lama, sebaiknya Anda tetap menjaga suhu tubuh tetap hangat dengan menggunakan jaket water resistant. Menurut Greg, sebaiknya tidak menggunakan jaket yang water proof atau jas hujan dari karet karena justru akan menyebabkan panas tubuh terperangkap. “Pilihlah pakaian luar yang berwarna terang sehingga Anda mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya,” tambah Greg.

#3. Wajib menggunakan sepatu.
“Pilih sepatu lari yang ringan, cepat kering, dan mempunyai fungsi sebagai sepatu treking,” jelas Greg. Fungsi sepatu sangat vital saat berlari di bawah hujan, terutama untuk melindungi telapak kaki dari benda-benda tajam yang tak terlihat karena genangan air.

#4. Pentingnya dry bag.
Jika Anda berencana untuk berlari di luar ruangan dalam durasi yang relatif panjang, sebaiknya Anda membawa dry bag sebagai tempat dari berbagai perlengkapan yang Anda butuhkan saat di perjalanan, seperti ponsel, dompet, botol air minum, baju ganti, dan lain sebagainya.

#5. Tetap terhidrasi.
Jagalah tubuh tetap terhidrasi meski tubuh disiram air hujan. Berlari saat hujan tetap membuat tubuh mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. “Jangan memanfaatkan air hujan yang secara tak sengaja masuk ke mulu sebagai pengganti air minum. Itu justru akan membuat Anda jatuh sakit. Tetap bawa air minum higienis,” terang Greg. Untuk memudahkan dan menjaga agar tetap higienis, Anda dapat memih botol air minum yang dilengkapi sedotan.

#6. Jangan lupa isi perut.
Makanan padat yang kita konsumsi akan menjaga metabolisme. Sebaiknya mengonsumsi makanan setengah jam sebelum lari, terutama makanan yang banyak mengandung protein dan karbohidrat.

#7. Libas beragam medan.
Dapatkan manfaat maksimal dari lari luar ruangan, yaitu kontur medan yang beragam. Jangan terpaku pada jalanan landai, latih makin banyak otot tubuh dengan melibas medan menanjak atau menurun. Bahkan, Anda dapat menantang tubuh dengan berlari di medan off-roadyang menawarkan kontur tanah yang tak rata dan lengket sehingga Anda harus mengeluarkan energi ekstra untuk melewatinya.

#8. Tetap perhatikan cuaca.
Walau Anda sudah memutuskan untuk berlari di luar ruangan saat hujan, tapi Anda tetap harus memperhatikan kondisi alam. Jangan memaksakan diri. Sebagai contoh, hindari untuk berlari saat hujan petir atau saat hujan lebat yang berpotensi besar menyebabkan tanah longsor. Tetap perhatikan faktor keselamatan, Bung.

#9. Latihan agar makin tangguh.
Dalam bukunya Seven Habits of Highly Effective People, Stephen Covey mengatakan, “If you haven’t been exercising, your body will undoubtedly protest this change in its comfortable downhill direction. You won’t like it at first. You may even hate it. But be proactive. Do it anyway. Even if it’s raining on the morning you’re scheduled to jog, do it anyway. ‘Oh good! It’s raining! I get to develop my willpower as well as my body!” Bung, manfaatkan momen hujan sebagai salah satu tantangan buat fisik dan mental Anda agar menjadi makin tangguh.

#10. Tetap jaga kondisi tubuh!
Syarat agar bisa berlari di luar ruangan saat hujan adalah tubuh dalam kondisi fit. Jika sebelum lari Anda merasa tubuh Anda sedang tidak bugar, jangan memaksa untuk berlari. Begitu pula saat berlari. Berlari di tengah hujan terkadang membuat tubuh tak terasa capek, tapi Anda tetap harus membatasinya. Manfaatkan 30 – 60 menit untuk berlari, jangan lebih. Tujuannya adalah agar Anda tidak overtraining. Setelah berlari, segera mandi dan bersihkan tubuh. Segelas coklat panas dan setumpuk kepuasan sudah menanti.


Source link

error: Content is protected !!