Personal

Louis Vuitton Men Fall 2017

Koleksi Louis Vuitton Fall Winter 2017 mencuri perhatian dengan beberapa cara. Tapi gong-nya adalah kemunculan puluhan gaya dan barang yang merupakan bagian dari kolaboasi Louis Vuitton bersama brand street wear terkenal – yang identik dengan para skater, yaitu Supreme. Kolaborasi yang awalnya hanya sebatas rumor, sampai foto-fotonya berhasil dibocorkan ke publik.

Hasil kolaborasi Louis Vuitton dan Supreme ini menghasilkan begitu banyak produk, dari yang besar (koper) sampai tempat kartu nama, yang sebagian besar menggunakan warna merah brand Supreme yang identik itu. Selain aksesori, kita bisa lihat hasil kolaborasi ini dalam rupa  jaket, scarf, dan sepatu. Bisa lihat foto-fotonya di atas.

Kolaborasi ini memang pantas dibicarakan, karena punya sejarah yang begitu panjang. Di awal 2000-an, Louis Vuitton sempat menuntut Supreme karena merilis papan skate dengan logo monogram Louis Vuitton berwarna cokelat yang kemudian dicari banyak skater. Sebuah produk yang menurut LV saat itu, ilegal. Karena logo mereka yang terkenal digunakan secara bebas, tanpa izin. Tapi, lihat sekarang, hampir 20 tahun kemudian, Louis Vuitton justru menjadi pihak yang pertama menawarkan untuk menciptakan kolaborasi ini.

Tapi kolaborasi Louis Vuitton dengan seniman-seniman bergaya pop art memang juga memiliki sejarah panjang. Dimulai sejak Marc Jacobs menjadi creative director (sekarang divisi womenswear dipegang oleh Nicolas Ghesquiere, sementara lini menswear ini dipandu oleh Kim Jones) dan terbukti memasukan jumlah uang tidak sedikit. Dan sepertinya koleksi kolaborasi dengan Supreme ini juga akan demikian – setidaknya internet sudah lebih ribut duluan menyambut rilisnya.

Kolaborasi brand papan atas dengan harga selangit dan brand-brand dengan estetika jalanan yang liberal seperti Louis Vuitton dan Supreme ini adalah strategi marketing untuk membuat brand semahal LV untuk tetap relevan. Dan membawa konsumen lebih muda, dalam hal ini target market Supreme, memiliki akses dan engagement yang segar dengan Louis Vuitton sendiri.

Anything else we should talk about about the collection?

Siluetnya yang rata-rata longgar, seperti terlihat pada celana, coat, jas dan sweater semakin menunjukkan bahwa oversized silhouette akan menjadi trend yang besar sepanjang tahun ini. Ada aksen preppy yang lebih ‘jalanan’ di koleksi ini. Anak muda yang senang memakai setelan,  warna-warna klasik yang dewasa, tapi memakainya dengan semangat yang bebas.

image: Vogue, GQ, Hypebeast.


Source link

error: Content is protected !!