Business

Menjaga Turis Lewat Event Di Awal Tahun

People taking pictures of fire crackers during an event to set off a countdown clock as Indonesia marks the one year countdown before hosting the 2018 Asian Games at National Monument in Jakarta, Indonesia August 18, 2017. REUTERS/Beawiharta

Tahun 2018 ini, Kementerian Pariwisata (Kempar) tetap optimistis kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara bisa tercapai. Meski periode awal tahun yang biasa disebut low season tengah berlangsung. Sebab pelaku industri wisata sudah gencar berpromosi.

Staf Ahli Menteri Pariwisata, Esthy Reko Astuti memaparkan, sejatinya, para pelaku industri pariwisata lokal sudah merancang dana promosi ke sejumlah item. Ia sendiri menyarankan agar industri pariwisata sudah anggaran sekitar 60% dari total dana promosi untuk ditempatkan di media. Sedangkan sisanya di event atau acara. Bisa wisata dan yang lainnya.

Ia sendiri menyebut di bulan Januari sampai Februari nanti sudah ada sejumlah event yang dirancang yang termaktub dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018. Ia harapkan, event yang ada bisa menjaring jumlah wisatawan ke acara tersebut.

Sejatinya ada tiga event di periode tersebut. Yakni Fest in Fest DKI Jakarta pada 19 sampai 21 Januari 2018, Festival Pulau Penyengat, Kepulauan Riau pada 14 sampai 18 Februari 2018, juga Festival Bau Nyale Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 20 Februari 2018. “Sebelum acara berlangsung, pasti para industri wisata setempat sudah gencar promosi,” katanya kepada KONTAN, Senin (15/1).

Maklum, para pebisnis wisata memang sudah jauh-jauh hari mensinergikan promosi wisata dengan event di masing-masing daerah dan tanggal. Namun, Esthy tidak bisa merinci soal target jumlah wisatawan di bulan Januari hingga Februari nanti. Apakah tetap naik atau tidak di saat low season seperti ini.

Tapi ia memastikan, meski katakanlah event di dua bulan awal 2018 tidak maksimal, masih ada event lain di bulan berikutnya, sehingga target yang dipatok untuk bisa menjaring 17 juta turis asing dan 270 juta pelancong lokal bisa terpenuhi.

Source link

error: Content is protected !!