Personal

Perayaan Imlek di Manado dipadati wisatawan

Perayaan Imlek di Manado dipadati wisatawan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kota Manado menyambut Imlek 2569 dengan meriah. Lampion menyala di kota-kota di segenap penjuru kota. Bukan hanya warga Manado, belasan ribu wisatawan dari Shenzhen, Pudong, Changsa, Xiamen, Guangzhou dan Singapura ikut nimbrung merayakan Imlek di Pecinan Manado.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tampak hadir di tengah acara. Begitu juga dengan Walikota Manado Vicky Lumentut. Keduanya terlihat kompak beriringan bersama Ketua Task Force Pariwisata Sulut Dino Gobel yang berada di bawah koordinasi Asdep Greater China Kementerian Pariwisata Vinsensius Jemadu.

“Sehari sebelum Imlek ada 675 wisatawan Tiongkok yang landing di Manado. Subuh tadi ada dua lagi charter flight dari Tiongkok yang landing. Sekarang Imlek di Manado sangat meriah. Full wisman,” terang Dino dalam keterangan yang diterima Kontan.co.id, Jumat (16/2).

Warga lokal dan turis Tiongkok sudah standby di kelenteng bersejarah Ban Hing Kiong di Kecamatan Wenang, Kota Manado. Berbagai atraksi dan tarian oriental, barongsai, tabuh tambur, atraksi wushu dan kereta hias bertemakan shio anjing dipersembahkan Pemerintah Manado.

“Akan terus berlanjut sampai Cap Go Meh. Pada 21-26 Februari nanti, 400 wisman Xiamen, Tiongkok, malah kesulitan dapat kamar hotel. Semua hotel full,” tambahnya.

General Manager Bandar Udara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai, menyebut sejak 1 Januari-15 Febrari 2018 saja, ada 14.578 pax wisman Tiongkok yang sudah masuk Manado. “Shenzhen 2.628 pax, Pudong 3.392 pax, Changsa 2.628 pax, Xiamen 173 pax, Guangzhou 3.339 pax dan Singapura 2418 pax,” ungkap Minggus.

Total, sudah 102 penerbangan internasional yang mendarat di Manado di periode Januari dan Februari 2018. Rinciannya, Guangzhou dilayani Lion Air dengan 21 penerbangan. Pudong 19 penerbangan Lion Air. Changsa 20 penerbangan Lion Air. Shenzhen 18 penerbangan Lion Air. Xiamen 1 penerbangan Xiamen. Satunya lagi 24 penerbangan Silk Air dari Singapura.

“Satgas pariwisata terus siaga. Imigrasi dan bea cukai juga sangat responsif. Layanannya supercepat. Hanya butuh 20-30 menit sudah bisa keluar dari bandara. Ini juga diapresiasi Konsul Security Kedutaan Tiongkok Zhu Dhi,” timpal Vinsensius.

Reporter Jane Aprilyani
Editor : Wahyu Rahmawati

Source link

error: Content is protected !!