Business

Sektor tambang kokoh, IHSG menguat 0,43%

JAKARTA. Meski masih dilanda aksi jual oleh investor asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini menutup perdagangan dengan gemilang. Senin (5/12), indeks ditutup dengan penguatan 22,35 poin atau 0,43% menjadi 5.268,31. 

Net sell di pasar reguler tercatat mencapai Rp 611 miliar lantaran investor asing lebih banyak melakukan aksi jual saham ketimbang beli. Sementara net sell di pasar keseluruhan mencapai Rp 776 miliar. 

Sampai sore ini, tercatat 165 saham mengalami penguatan, berbanding 141 saham yang turun. Sedangkan 106 lainnya bergeming. 

PT Tambang Batubara Tbk (PTBA) memimpin jajaran top gainers LQ45 sore ini dengan kenaikan sampai 9,55% menjadi 13.475 per saham. Pemikat bursa lain hari ini adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang terlihat menguat 3,9% menjadi Rp 1.730 per saham.

Alhasil, sektor pertambangan memimpin dengan penguatan 2,29%. Delapan dari sepuluh sektor pengisi IHSG menguat. Sektor infrastruktur juga menikmati kenaikan, yaitu sebesar 0,95%.

Dua saham yang turun adalah konstruksi 0,1% dan finansial 0,16%.  

Saham bluechips top losers sore ini antara lain PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang turun sebesar 3,34% menjadi Rp 14.450, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebesar 3,1% menjadi Rp 2.500, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) sebesar 1,73% menjadi Rp 170 per saham.

Dari hasil jual-beli 9,2 miliar saham, tercatat, transaksi hari ini mencapai Rp 5,43 triliun. 


Source link

error: Content is protected !!