Business

Selama mudik, tarif tol diskon 10%

Kabar gembira bagi yang akan pulang kampung untuk berlebaran menggunakan kendaraan pribadi. Selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, tarif jalan tol di semua ruas diskon 10%.

“Diskon rata-rata sebesar 10% di seluruh ruas tol termasuk Jabodetabek dan tol non-Jawa,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kemarin (18/5).

Potongan harga tarif tol tersebut berlaku mulai 11 Juni hingga libur Lebaran rampung. Tapi, setiap pengelola atau badan usaha jalan tol (BUJT) memiliki hak untuk mengatur periode pemberian diskon tarif tol. “Ada yang akan dilakukan pada H-2 sampai H+2 Lebaran, nanti tinggal saya buat surat keputusan (SK),” ujar Basuki.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menambahkan, besaran diskon tarif juga akan menyesuaikan kepadatan di setiap gerbang tol. Kemungkinan, diskon di gerbang tol yang sepi lebih besar dibandingkan yang padat kendaraan.

Namun, Herry bilang, untuk besaran diskon tarif jalan tol dan waktu pelaksanaannya, pemerintah akan membahas kembali dengan BUJT dan asosiasi. Harapannya, diskon berbeda bisa membagi beban jalan tol sehingga kendaraan pemudik tidak menumpuk.

Puncak arus mudik

Kementerian PUPR pun memastikan sarana jalur mudik, baik jalan tol maupun jalan raya siap menyambut para pemudik. Sejauh ini, kesiapan jalur mudik Lebaran 2018 sudah lebih dari 80%. Dalam dua hingga tiga minggu ke depan, Kementerian PUPR akan menyelesaikan tahapan akhir jalur mudik. Mulai pembenahan tol fungsional, peningkatan jalan nasional, hingga penyelesaian pembangunan jembatan dan alternatifnya.

Untuk jalan nasional, Kementerian PUPR akan menjaga kualitas jalan tetap mantap, baik di Lintas Sumatra, Pantura Jawa, TransKalimantan, dan Sulawesi. Sedang untuk jalan tol, mereka memastikan, jaringan tol TransJawa dan TransSumatra sudah siap memfasilitasi perjalanan para pemudik.

Saat ini, panjang jalan Tol TransJawa mencapai 1.167 kilometer (km). Perinciannya: sepanjang 524 km merupakan jalan tol operasional (beroperasi penuh), sedangkan 237 km sisanya bersifat fungsional. Untuk TransSumatra, jalan yang sudah beroperasi penuh sepanjang 119 km dan fungsional 125 km.

Di TransJawa, ruas jalan tol fungsional, misalnya, PemalangBatang, BatangSemarang, SalatigaKartasura, SragenNgawi, dan WilanganKertosono. Kementerian PUPR mengungkapkan, pemudik bisa melalui jalan tol fungsional itu selama 24 jam secara gratis.

Herry memperkirakan, puncak arus mudik Lebaran tahun ini terjadi pada 8 Juni 2018 atau H-7. Sementara puncak arus balik pertama pada 20 Juni 2018 (H+5) dan puncak kedua 24 Juni (H+9).

Agar arus mudik di jalan tol lebih lancar, Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto akan minta peningkatan batasan maksimal saldo uang elektronik (e-money) ke Bank Indonesia (BI). Ini untuk mencegah saldo e-money tidak cukup atau habis di tengah perjalanan mudik. Sekaligus, untuk mencegah kemacetan di gerbang tol. “Kartu e-money bisa diisi hingga Rp 2 juta, ini akan kami diskusikan dengan BI,” kata Arie. Kementerian PUPR juga bakal meminta penambahan titik pengisian saldo e-money terutama rest area.

Source

error: Content is protected !!