Sports

Senyawa di Bawang Putih ini Membuat Anda Jarang Sakit

 

Bumbu dapur yang satu ini memang tak bisa dilewatkan saat memasak. Mulai dari tempe goreng hingga rendang, semuanya membutuhkan bawang putih agar citarasanya makin nikmat. Di luar fungsinya sebagai penggurih masakan, bumbu yang secara mitologis tidak disukai para vampir ini mempunyai manfaat sebagai pereda inflamasi atau peradangan dalam tubuh.

Tubuh yang terpapar kuman penyakit akan mengalami peradangan sehingga muncul beragam gejala, seperti badan tidak enak, demam, menggigil, dan lainnya. Inflamasi tersebut akan semakin parah seiring berkembangnya penyakit dalam tubuh.

Bawang putih mengandung ajoene, zat yang mengurangi peradangan. Bawang putih juga dapat membantu meningkatkan daya tahan Anda terhadap infeksi karena sifat antiseptik dan anti-jamur yang dimilikinya.

Peneliti dari University of Maryland menemukan fakta bahwa kandungan allion dan allicin, zat kimia yang terkandung di bawang putih, bersifat anti-bakteri dan anti-jamur sehingga disarankan untuk mengunyah sesiung bawang putih mentah setiap tiga atau empat jam sekali selama musim flu.

Tak tahan aromanya? Iris kecil dan telan. Atau, Anda juga dapat mencampurnya dengan madu.


Source link

error: Content is protected !!