Tips

Waspadai Gamophobia, Ketakutan Pada Pernikahan yang Akan Membuat Kamu Lajang Selamanya

Pernikahan merupakan proses sakral ketika dua insan disatukan dalam sebuah ikatan suci. Ikatan yang mengharuskan keduanya hidup bersama, saling mengerti, memahami, mencintai, dan bertanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga. Tentu hal tersebut tidak mudah, mengingat nantinya akan datang berbagai masalah, cobaan, dan ujian yang datang menerpa. Namun juga tak selamanya sulit, karena menikah sejatinya memunculkan kebahagiaan hakiki yang sudah diamini Tuhan dan semesta ini.

Pernikahan (The Bride Dept)

Karena berbagai alasan, banyak orang-orang yang ingin segera menikah dan membangun mahligai rumah tangga. Mereka semangat membicarakan kehidupan suami istri sehingga ingin segera di sahkan hubungannya. Namun ternyata ada juga orang-orang yang justru takut dengan pernikahan. Bahkan untuk membicarakannya saja mereka ogah. Kalau sudah begini harus waspada karena bisa saja terjangkit gamophobia.

Apa sih gamophobia itu?

Ada dua istilah, yang pertama ada gamomania dan kedua adalah gamophobia. Menurut informasi yang dilansir dari kapankamunikah.com, gamomania biasa disematkan kepada orang-orang yang memiliki keinginan berlebih terhadap pernikahan atau persekutuan tubuh. Sebaliknya, gamophobia adalah sebutan bagi mereka yang memiliki ketakutan irasional terhadap pernikahan maupun komitmen.

Apa sih gamophobia itu? (pursuit.ca)

Seseorang yang mengidap gamophobia masih mungkin untuk jatuh cinta, menyukai lawan jenis, hingga menjalin hubungan. Hanya saja mereka menghindari pernikahan atau komitmen yang lebih serius. Kelainan ini bisa menjangkiti siapa saja, tapi lebih umum dialami oleh pria.

Mengapa pria? Apa penyebabnya?

Selama ini pria memang menjadi penanggung jawab utama dalam sebuah rumah tangga. Mereka yang akan memimpin jalan, mengambil keputusan, hingga mencari nafkah. Nah pria memiliki kecenderungan takut menikah karena hal tersebut, belum lagi masalah “keterikatan” dianggap sebagai belenggu kebebasan mereka.

Mengapa pria? Apa penyebabnya? (wallscover.com)

Pada akhirnya rasa khawatir tersebut membuat pria mengalami ketakutan berlebih untuk menerima semua resiko pernikahan. Sebut saja menafkahi istri, membesarkan anak, mengasuh dan mendidik, belum lagi dihadapkan pada banyak masalah nantinya. Selain itu ada faktor lain penyebab munculnya gamophobia seperti pengalaman buruk tentang pernikahan seperti orang tua yang bercerai, berselingkuh, KDRT, pelecehan, hingga masalah berat lainnya.

Gejala yang muncul

Sama seperti kelainan lainnya gamophobia juga memiliki beberapa gejala yang sering muncul pada penderitanya. Misalnya saja mengalami ketakutan yang irasional dan ekstrem tentang pernikahan serta komitmen, menghindari pembicaraan terkait pernikahan, bahkan mereka bisa saja agresif menyerang. Mereka sebenarnya sadar ketakutan tersebut berlebihan hanya saja tak mampu mengendalikan perasaan.

Gejala yang muncul (nziff.co.nz)

Ada gejala lain yang bahkan lebih parah. Penderita gamophobia bisa saja panik disertai dengan gemetar, menangis, detak jantung cepat, kesulitan bernafas, mual atau muntah, pusing atau pingsan, berkeringat dan mual bila menghadapi hal-hal berkaitan dengan pernikahan. Meskipun hanya sebatas membicarakan atau melihat pernikahan orang lain.

Bisakah diatasi?

Bisa saja. Seseorang yang menderita gamopobhia ringan bisa diatasi secara pelan dengan mencari solusi dari ketakutan yang dirasakan. Misalnya takut menjadi suami atau ayah, maka banyak-banyak berdiskusi dengan orang tua, saudara atau orang yang berpengalaman. Karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin gamophobia bisa merusak hubungan dengan keluarga atau orang lain.

Bisa diatasi (qualityhearingcentre.ca)

Sementara pada level yang lebih kronis, lebih baik minta bantuan kepada terapis untuk melakukan konseling perihal pernikahan. Karena setiap orang memiliki latar belakang gamophobia yang berbeda sehingga konsultasi secara personal lebih disarankan. Dengan begitu terapis dapat memberikan gambaran positif tentang pernikahan dan menghilangkan kekhawatiran penderita secara bertahap.

Nah itulah sekilas tentang gamophobia. Jika disekitar kamu ada yang mengalami gejala seperti di atas lebih baik segera bantu tangani ya.

Leave your vote

0 points

Upvote
Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Source link

error: Content is protected !!